Kalkulator PPh 21 TER Karyawan Tetap
Potongan PPh 21 bulanan metode TER (Jan–Nov) + rekonsiliasi Pasal 17 di Desember.
Data terverifikasi. Dasar hukum: PP No. 58 Tahun 2023 & PMK 168/2023 · diverifikasi 2026-10-18
Potongan PPh 21 Bulan Ini (TER)
Rp200.000
Dengan bruto Rp10.000.000 dan status TK0 (Kategori A, TER 2,00%), potongan bulan ini Rp200.000.
Rincian Perhitungan
| + Penghasilan bruto bulanan | Rp10.000.000 | 100,0% |
| − PPh 21 TER 2,00% | Rp200.000 | 2,0% |
| Sisa setelah PPh 21 (sebelum BPJS) | Rp9.800.000 | 98,0% |
Bedah Rumus & Regulasi
Jan–Nov: PPh 21 = Penghasilan Bruto Bulanan × TER (Kategori A/B/C sesuai status PTKP) Desember: PPh 21 Setahun (Pasal 17) − Σ PPh 21 Jan–Nov yang telah dipotong Pasal 17: PKP = Bruto Setahun − Biaya Jabatan (5%, maks Rp6 jt/th) − Iuran − PTKP; PKP dibulatkan ke bawah ke ribuan penuh, lalu dikenai tarif progresif 5%–35%.
- Bruto bulanan = Rp10.000.000 + Rp0 = Rp10.000.000
- Status TK0 → TER Kategori A, tarif lapisan ini 2,00%
- PPh 21 bulanan = Rp10.000.000 × 2,00% = Rp200.000
Asumsi & Batasan
- Hanya penghasilan rutin (gaji + tunjangan tetap); THR/bonus dihitung di kalkulator THR.
- Iuran yang mengurangi penghasilan bruto hanya iuran pensiun/JHT/JP yang dibayar karyawan.
- Status PTKP diasumsikan sama sepanjang tahun.
Pertanyaan Umum
Kenapa potongan Desember bisa jauh lebih besar/kecil?
Karena Desember adalah rekonsiliasi: total PPh setahun dihitung ulang dengan tarif Pasal 17, lalu dikurangi seluruh potongan TER Januari–November. Selisihnya dipotong (atau dikembalikan) di Desember.
Gaji Rp10 juta status TK/0 kena berapa?
Kategori A, lapisan Rp9.650.001–10.050.000 → TER 2%, jadi Rp200.000/bulan. Ini contoh resmi di materi PMK 168/2023.
Apakah TER menambah beban pajak tahunan?
Tidak. TER hanya metode pemotongan bulanan; total setahun tetap mengikuti Pasal 17 setelah rekonsiliasi Desember.